6 Macam Gaya Belajar yang Harus Kamu Ketahui untuk Mengatasi Rasa Malas Belajar dan Ciri-cirinya
6 Macam Gaya Belajar dan Ciri-cirinya yang Harus Kamu Ketahui
Apakah kamu pernah mengalami momen di mana udah belajar tetapi ternyata nilai ujian masih di bawah KKM? Akhirnya, kamu pun harus belajar lagi demi mengikuti remedial.
Atau bagi kamu yang sedang duduk di bangku kuliah, pernah mengulang banyak mata kuliah karena nilai ujian selalu rendah? Padahal, kamu sampai begadang semalaman.
Oleh karena itu, kamu mungkin jadi berpikir bahwa belajar itu ngga menyenangkan. Kamu pun ngga semangat belajar dan hanya belajar menjelang ujian. Pasalnya, kamu merasa terpaksa belajar demi mendapatkan nilai yang bagus.
Malas belajar bisa diatasi loh! Salah satu caranya dengan menerapkan gaya belajar yang cocok untuk kamu. Apakah kamu pernah mencoba? Atau justru kamu belum menemukan gaya belajar kamu?
Yuk baca artikelnya sampai selesai, ya!
Apa itu Gaya Belajar?
Gaya belajar yaitu suatu cara belajar yang kamu paling sukai dan kamu anggap paling efektif sehingga bisa mempermudah kamu dalam belajar. Gaya belajar tiap-tiap orang itu berbeda, dengan menerapkan gaya belajar, kamu akan lebih mudah untuk memahami pelajaran dan menyerap informasi baru.Kamu sering melihat teman yang suka belajar dengan cara membuat catatan yang indah? Menggunakan gambar-gambar menarik dan pensil warna-warni? Pasti kamu juga pernah menemui seseorang yang lebih suka belajar dengan mendengarkan rekaman materi daripada membaca buku. Nah, itu semua karena setiap orang punya preferensi gaya belajarnya sendiri!
Dengan kamu tau dan menerapkan gaya belajarmu, kamu cenderung akan merasa bahwa belajar itu menyenangkan. Selain itu, kamu jadi lebih memahami pelajaran dan menjadi enjoy dalam belajar sehingga kamu ngga terpaksa deh belajarnya!
6 Macam Gaya Belajar
Ada banyak model gaya belajar yang mencoba menggambarkan bahwa setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda. Apa aja ya?1. Gaya Belajar Visual
Kalau kamu lebih suka belajar dengan melihat, kemungkinan gaya belajar kamu adalah visual. Seseorang yang memiliki gaya belajar visual akan lebih mudah dan lebih cepat memahami materi dengan melihat gambar, diagram, grafik, mind map, dan flash card.
Misalnya, dalam memahami proses terjadinya sesuatu, seseorang yang memiliki macam gaya belajar visual akan lebih mudah memahami informasi yang disajikan dalam bentuk diagram alir (flow chart). Ia bisa jadi merasa bosan jika informasinya disajikan dalam bentuk tulisan atau audio.
Ciri-ciri gaya belajar visual yaitu:
- Bisa mengingat dengan lebih cepat dan kuat dengan melihat
- Tidak terganggu dengan suara- suara yang berisik
- Memiliki hobi membaca
- Suka melihat dan mendemonstrasikan sesuatu
- Memiliki ingatan yang kuat tentang bentuk, warna, dan pemahaman artistik
- Belajar dengan melihat dan mengamati pengajar
- Memiliki kemampuan menggambar dan mencatat sesuatu dengan detail.
Ciri lain secara penampilan pada orang dengan gaya belajar visual pada umumnya orangnya cenderung rapi, tidak suka mendengarkan namun lebih suka melihat, orangnya teratur, berpakaian indah. Orang dengan gaya belajar visual memiliki kesulitan dalam menyalin tulisan dari papan tulis, tulisannya tampak berantakan dan tidak mudah dibaca.
2. Gaya Belajar Auditory
Sebagian orang lebih mudah dan cepat memahami informasi yang dijelaskan secara lisan. Duduk manis di kelas dan mendengarkan guru menerangkan materi terasa sangat menyenangkan.
Ada pula yang lebih semangat belajar saat ada diskusi kelompok atau mendengarkan rekaman materi yang diterangkan guru di kelas. Jika kamu lebih menyukai cara-cara belajar tersebut, barangkali gaya belajar kamu adalah auditory.
Ciri-ciri gaya belajar auditori yaitu:
- Memiliki kemampuan mengingat yang baik dari mendengarkan
- Tidak mampu berkonsentrasi untuk belajar jika suasananya berisik
- Senang mendengarkan cerita atau dibacakan cerita
- Suka bercerita dan berdiskusi
- Bisa mengulangi informasi yang di dengarnya
Gaya belajar auditori ini memiliki kendala yaitu anak sering lupa apa yang dijelaskan guru. Seseorang dengan gaya belajar ini cenderung tidak suka membaca petunjuk dan lebih suka langsung bertanya untuk mendapatkan informasi. Seseorang dengan gaya belajar ini biasanya saat menghafal akan membaca keras keras kata- kata yang dihafalnya dan menjadi lebih efektif baginya ketika diucapkan dan dia dengar kembali.
3. Gaya Belajar Kinesthetic
Seseorang dengan gaya belajar kinesthetic lebih suka belajar melalui praktik, seperti belajar menggunakan suatu alat atau mengerjakan suatu proyek.
Ciri-ciri gaya belajar kinesthetic:
- Ketika menghafal yaitu dengan cara berjalan atau membuat gerakan- gerakan
- Menyukai belajar dengan praktik langsung atau menyentuh secara langsung
- Anak yang aktif dan banyak bergerak, memiliki perkembangan otak yang baik.
- Menggunakan objek nyata sebagai alat bantu
- Menyukai aktivitas pembelajaran yang aktif atau permainan
Kalau kamu dengan gaya belajar kinesthetic kamu cenderung tidak bisa diam dan kamu cenderung bosan dengan gaya pembelajaran konvensional yang hanya duduk diam mendengar. Metode belajar yang bisa diterapkan yaitu dengan menggerakkan jari, mengunyah permen karet, mengeksplorasi lingkungan dengan berjalan jalan, dan lainnya.
4. Gaya Belajar Read/Write
Sebagian orang lebih mudah memahami materi dengan membaca atau menulis. Belajar dengan cara mendengarkan atau melihat gambar terasa membosankan, ngga seasik belajar melalui tulisan.
Jika kamu lebih suka belajar dengan membaca atau menulis, bisa jadi gaya belajar kamu adalah membaca/menulis, nih! Seseorang yang memiliki macam gaya belajar ini cenderung cepat menyerap informasi atau materi jika diminta mengerjakan kuis tertulis atau tugas menulis esai.
5. Gaya Belajar Global
Seseorang dengan gaya belajar global memiliki kemampuan memahami sesuatu secara menyeluruh juga mampu mengartikan hal hal yang tersirat dengan bahasanya sendiri secara jelas.
Ciri-ciri gaya belajar global:
- Bisa melakukan banyak tugas sekaligus
- Mampu bekerja sama dengan orang lain dengan baik
- Sensitif dan mampu melihat permasalahan dengan baik
- Mampu mengutarakan dengan kata- kata tentang apa yang dilihatnya
Seseorang dengan gaya belajar global biasanya kurang rapi, meskipun sebenarnya menyukai kerapian. Dalam melakukan suatu hal, seringkali berserakan dan barang- barangnya tidak rapi. Untung mengatasi hal ini bisa dengan membuat suatu sistem penataan dengan mengkategorikan barang- barang sesuai tipenya.
Seseorang dengan tipe global ini tidak bisa hanya memikirkan satu hal namun memikirkan banyak hal sekaligus. Meskipun satu tugas belum selesai, dia juga akan mengerjakan tugas berikutnya. Seseorang dengan gaya belajar global peka terhadap sekitarnya termasuk perasaan orang lain dan merasa senang untuk bekerja keras membuat orang lain senang. Cenderung memerlukan banyak dorongan semangat pada saat akan memulai melakukan sesuatu.
6. Gaya Belajar Analitik
Seseorang dengan gaya belajar analitik memiliki kemampuan dalam memandang sesuatu cenderung ditelaah terlebih dahulu secara terperinci, spesifik, dan teratur. Mengerjakan suatu hal secara bertahap dan urut.
Ciri-ciri gaya belajar analitik:
- Berfokus mengerjakan satu tugas, tidak akan ke tugas berikutnya jika tugasnya belum selesai.
- Berfikir secara logika
- Tidak menyukai jika ada bagian yang terlewatkan dalam suatu tugas.
- Cara belajar konsisten dan menetap
Seseorang dengan gaya belajar analitik menilai sesuatu berdasarkan fakta- fakta. Namun seringkali mereka tidak mampu menemukan titik gagasan utamanya tentang tujuan tugas yang sedang dia lakukan. Berfokus pada satu masalah atau tugas sampai selesai.
Seseorang dengan gaya belajar analitik lebih cocok belajar sendiri baru kemudian bergabung dengan kelompok belajar. Mereka juga mengalami kesulitan dalam belajar dikarenakan hanya berfokus pada satu hal. Cara terbaik untuk mengatasinya yaitu membuat jadwal belajar yang terstruktur sehingga sasaran belajar yang ingin dicapai jelas. Metode belajar yang tepat yaitu dengan konsisten melakukan atau mengerjakan tugas sesuai dengan jadwal harian yang dibuatnya.
Temukan Gaya Belajarmu
Apakah setiap orang pasti memiliki satu cara belajar? Ngga, dong. Seseorang bisa aja memiliki lebih dari satu cara belajar. Bisa jadi kamu pun memiliki lebih dari satu gaya belajar yang akan efektif banget kamu gunakan untuk menyerap informasi.
Kenapa kamu harus menemukan cara belajar kamu? Karena gaya belajar memberikan dampak yang signifikan terhadap prestasi akademik.
Kalau kamu belum mengetahui cara belajar kamu, cari tahu dulu ya. Coba aja berbagai metode menggunakan keempat macam gaya belajar yang udah aku sebutkan di atas. Nantinya, kamu akan merasakan sendiri gaya belajar yang mana yang paling cocok dan efektif untuk kamu.
Semoga artikel ini bisa membantu kamu dalam menemukan gaya belajar kamu, ya! Sampai jumpa di blog berikutnya. Salam belajar!
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)


.png)

Komentar
Posting Komentar